Basmi Tati.EXE / “tati my love”

15 04 2008


Isi file tati.my.love.txt

Virus Tati My Love menyembunyikan folder/subfolder dan membuat file duplikat di dalam flash disk. Virus ini tergolong tidak terlalu jahat karena tidak merusak data.

Virus berukuran 198 KB ini, menurut keterangan resmi yang diterima detikINET, Rabu (16/1/2008), memalsukan diri sebagai folder berekstensi SCR dan bertype “Screensaver”. Berikut cara ‘menghabisinya’:

Langkah 1:
Matikan “system restore” selama proses pembersihan berlangsung (bagi yang menggunakan Windows XP). Disarankan untuk melakukan pembersihan virus pada Safe Mode.

Langkah 2:
Matikan proses virus dengan nama tati.exe (icon Folder). Untuk mematikan proses virus tersebut silahkan gunakan tools seperti “proceexp”. Tools ini dapat di-download di alamat http://download.sysinternals.com/Files/ProcessExplorer.zip

Langkah 3:
Cari dan hapus file dengan nama tati.exe di direktori C:\Windows dan C:\Documents and Settings\All Users\Start Menu\Programs\Startup

Langkah 4:
Hapus file duplikat yang dibuat pada flash disk Anda. Untuk mempercepat proses penghapusan, Anda dapat menggunakan menu “Search Windows”. Sebelum melakukan pencarian sebaiknya tampilkan terlebih dahulu file/folder yang disembunyikan. Berikut cara untuk menampilkan file/folder yang disembunyikan dan mencari file virus.

  1. Buka [Windows Explorer]
  2. Klik menu [Tools], kemudian klik [Folder Options]
  3. Pada layar “Folder Options”, klik tab [View]
  4. Pada folder [Hidden files and folders], hilangkan tanda centang pada opsi [Hide extensions for known file types] dan [Hide protected operating system files (recommended)]
  5. Lalu klik tombol [Ok]

Untuk mencari dan menghapus file virus:

  1. Buka Windows Explorer, kemudian klik kanan di lokasi Flash Disk, lalu klik “Search…”
  2. Setelah muncul layar “Search Result”, pada kolom “All or part of the file name” isi dengan ekstensi *.SCR
  3. Pada kolom “Look in” pastikan sudah menuju ke lokasi flash disk yang akan diperiksa.
  4. Klik menu “What size is it”, kemudian pilih opsi Specify size (in KB). Pilih “at most”, isi dengan ukuran “198″.
  5. Setelah itu klik menu “More Advanced option”, kemudian beri tanda centang pada Searh system folders, Search hidden files and folders, Search subfolders.
  6. Kemudian klik tombol “Search” untuk memulai proses pencarian.
  7. Setelah berhasil ditemukan, hapus file virus yang mempunyai ukuran 198 dengan ekstensi SCR (Screen Saver) dengan icon “Folder”

Langkah 5:
Tampilkan kembali file/folder yang sudah disembunyikan oleh virus pada flash disk Anda dengan cara:

  1. Klik [Start] menu
  2. Klik [Run]
  3. Pada dialog box [Run] ketik “CMD” tanpa tanda kutip, kemudian tekan tombol [Ok].
  4. Setelah muncul Dos Prompt, pindahkan kursor ke lokasi flash disk. Contoh jika flash disk Anda adalah E: maka ketik perintah E: kemudian tekan tombol [Enter].
  5. Setelah kursor berada di drive E (flash disk), ketik perintah: ATTRIB –s –h /s /d

Langkah 6:
Rajin-rajin men-scan komputer dengan anti virus yang ter-update.

–virologi.com





Trik Mencegah Virus Dari Flashdisk

15 04 2008

Hampir semua orang yang saya temui, semua mengeluh tentang virus, virus, dan virus. Sebenarnya kebanyakan virus indonesia yang menyebar di sekitar kita tidak dapat “hidup” selama kita tidak “memicu”nya untuk hidup. Antivirus sebaik apapun juga belum tentu membantu mengurangi “perkembangbiakan” virus. Oleh karena itu saya mencoba memberikan trik agar komputer kita tidak terkena virus.

Code: Select all

Kebutuhan Utama
Seperangkat komputer bebas virus / belum pernah sama sekali kemasukan virus.

Kebutuhan Tambahan
Kemampuan menjalankan komputer bersistem Windows. (kemungkinan besar semua sudah memahami)
Langkah Awal (sekali)
Langkah awal ini hanya perlu dilakukan sekali, setelah itu hanya melakukan langkah utama
dan langkah akhir saat membuka flashdisk lain.

- Buka My Computer lewat Start Menu.
- Klik menu Tools > Folder Options…
- Pada tab View, beri tanda [•] pada pilihan options Show hidden files and folders
- Lalu beri tanda [?] pada pilihan check Hide extensions for known file types
- Kemudian juga hapus tanda [?] pada pilihan check Hide protected operating system files
- Lalu klik OK.

Ulangi sekali lagi langkah diatas, apa bila setelah di lihat kembali di bagian Hide
protected operating system files atau Hide extensions for known file types masih terdapat
tanda [?] atau tidak ada tanda [•] pada pilihan options Show hidden files and folders,
maka kemungkinan besar komputer sudah tertular virus dan trik ini 100% sudah tidak
berguna lagi.

Langkah Utama
Ikuti langkah-langkah berikut dan JANGAN sekali-kali mengaibaikan salah satu langkahpun
apabila anda belum mengerti secara pasti.

- Setelah memasukkan flashdisk, JANGAN

- Setelah itu klik tombol [Cancel] atau [X]
- Buka menu Run… dari Start Menu, atau tekan tombol [Windows] dan R secara bersamaan
di keyboard.
- Klik [Browse...]
- Pada Look In, ubah menjadi lokasi flashdisknya. (misalnya F:\)
- Pada View Menu, pilih Detalis.
- Kemudian pada Files of type, pilih All files, maka seketika itu tampil semua file
yang ada di dalam flashdisk.
- Cari file yang bernama Autorun.inf, klik sekali saja, kemudian tekan tombol [Delete]
pada keyboard.
- Klik [Yes] pada pada pertanyaan konfirmasi penghapusan.
- Ulangi dua langkah diatas untuk file – file berikut (lihat di kolom Type):
o Data Base File (*.db), file ini berisi tentang informasi sementara untuk menthumbnails
sebuah folder. Tetapi sekarang sering dijadikan trik untuk menyebarkan virus.
o Configuration Settings (*.ini), sebenarnya file ini hanya untuk menkonfigurasi secara
individu sebuah folder (kebanyakan folder-folder system). Kadangkala dijadikan virus
sebagai alternatif Autorun.inf
- Apabila ada beberapa file yang benar-benar anda yakini bahwa file tersebut adalah file
anda, maka anda boleh membiarkan file tersebut di flashdisk.
- Setelah selesai menghapus file-file yang telah ditentukan tadi, klik tombol [X] pada
kotak dialog Browse
- Klik lagi tombol [X] pada kotak dialog Run.
- Cabut flash disk dari komputer.
- Lalu pasang lagi ke komputer.

Langkah Akhir

Langkah terakhir ini adalah langkah usaha untuk membersihkan virus dari flashdisk yang
mungkin sudah terdapat banyak file virus.
- Setelah memasang flashdisk ke komputer pilih Open folder to view files, pada saat
kotak dialog muncul sesaat setelah flashdisk di pasang. Kemudian klik [OK].
- Di windows explorer yang terbuka sekarang, klik [Search] pada toolbar
- Di sebelah kiri terdapat pilihan What do you want to search for ?, piih All files and folders.
- Setelah muncul tampilan baru, pada text box All or part of the file name, isikan
[*.exe, *.scr] (tanpa kurung)
- Pada Look In, pastikan bahwa lokasinya berada pada flashdisk.
- Klik More advanced options untuk menampilkan menu dibawahnya.
- Beri tanda [?] pada pilihan berikut :
* Search system folders
* Search hidden files and folders
* Search subfolders
- Kemudian klik [Search], tunggu beberapa saat sampai proses pencarian selesai.
- Hapus semua file yang HANYA bergambar FOLDER atau DOKUMEN meskipun anda yakin bahwa
anda telah mempunyai folder/ file dokumen tersebut. Ingat ! Yang akan dihapus ini adalah
file virus, dan bukan folder/file dokumen yang anda miliki. Karena kita tadi melakukan
pencarian terhadap file Application (*.exe) dan file Screen-Saver (*.scr) dan bukan
pencarian file folder/file dokumen.
- Setelah selesai menghapus, maka sekarang anda boleh membuka file-file dokumen yang akan
anda buka, edit, perbarui, atau apapun.

penulis : flack.trooper
kritik, saran, pertanyaan, komentar, revisi, atau apapun tentang trik ini kirim
ke flack.trooper@gmail.com BANTU ORANG SEKITARMU

DARI SERANGAN VIRUS LOKAL ! CUKUP DENGAN MEMPERBANYAK, MENGCOPY,
ATAU MENGEDARKAN FILE INI DALAM BENTUK ASLINYA.





Dual Boot XP/XP

15 04 2008

Dual/Multi boot itu biasanya satu Windows, lainnya Linux. Sekarang kalau kita perlu dual boot XP dengan XP, bisa tidak ya ???

Nekad saja saya coba bikin dua partisi terpisah. Pakai CDROM, saya install XP ke partisi pertama, sampai sukses. Terus coba install lagi ke partisi kedua. Eh ternyata bisa !!!

Saat install yang kedua, otomatis XP di partisi pertama akan dikenali. Saat reboot, akan ada menu untuk memilih OS. Hanya saja keduanya tidak terbedakan, sebab labelnya sama-sama “Windows XP Profesional”

Setelah buka-buka Help, ternyata rahasianya ada di file BOOT.INI. Untuk mengubah setting ini, kita bisa pakai:

  • Utilitas command line bernama bootcfg
  • Program GUI namanya msconfig, pilih tab BOOT.INI
  • Klik kanan ikon “My Computer”, pilih menu “Properties”. Pada dialog, cari bagian “Startup and Recovery” lalu klik tombol “Settings”.

dari ketiganya, hanya yang terakhir memungkinkan kita mengedit langsung file BOOT.INI untuk mengubah label. Yang bikin penasaran, tetap saja file BOOT.INI nya tersembunyi entah dimana. Bagi mereka yang sudah terbiasa ngoprek Linux, rasanya sebel deh.–benpinter.com

LINKS

How to Use and Edit Boot.ini in Windows XP





Tips Untuk Mengubah Tampilan Yahoo! Messenger Seperti Google Talk

15 04 2008

Siapa yang tidak kenal dengan aplikasi chatting yang satu ini, Yahoo! Messenger. YM yang merupakan istilah populer dari aplikasi ini sudah banyak digunakan di warnet-warnet sebagai salah satu aplikasi chatting.

Tetapi dengan kehadiran Google Talk, YM mulai mendapatkan saingan. Banyak di antara para pengguna Internet yang menggunakan Google Talk sebagai alternatif aplikasi chatting. Bahkan banyak pengguna Google Talk yang terkesima dengan desain tampilannya yang menarik dan cenderung lebih ringan ketimbang YM.

Bagi Anda yang suka dengan tampilan yang diberikan oleh Google ini, tetapi masih lebih suka menggunakan YM sebagai alat komunikasi, Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini untuk membuat YM yang terinstall pada komputer Anda tampil layaknya Google Talk.

1. Download / unduh file skin di sini.
2. Ekstrak file zip yang Anda download, dan pindahkan ke C:\Program Files\Yahoo!\Shared\Graphics.
3. Jalankan Yahoo! Messenger.
4. Jalankan menu Messenger -> Change Skin, pilih Google Talk.
5. Skin Yahoo! Messenger Anda akan berubah menyerupai skin Google Talk.

Tampilan Google Talk

Tampilan Yahoo! Messenger yang baru

Selamat mencoba!

–benpinter.com





Instal Driver Modem Pctel Internal di Linux

15 04 2008

Artikel sharing tentang bagaimana instalasi modem internal di linux, tepatnya Fedora
Baru-baru ini saya dapat cd FedoraCore I dari teman,
trus saya instal di komputer saya(spek:mainboard chipset nVidia-nforce,AMD Sempron 2200+,modem pctel internal)
setelah selesai di coba2 ternyata ethernet,sound dan modemnya ga berfunsi. setelah browsing sebentar ternyata driver nVidia nforce bisa untuk paket RPM bisa di dapat disini
dan untuk distro lain yang tidak menggunakan RPM sebagai paket instalasi dapat men-download source-nya disini kemudian di kompile sendiri.

kalau saya sendiri memilih paket RPM, jadi begitu selesai download tinggal ketik[jangan lupa untuk login sebagai root]:

  ~#rpm -ivh NVIDIA_nforce-1.0-0248.rh80up_2.4.18_17.athlon.rpm

kemudian tunggu sampai instalasi selesai, kemudian reboot Linux-nya
kemudian tadaaaa…… sound bunyi dan ethernet Ok.

Jadi sekarang tinggal modem-nya yang belum (padahal ini topik utamanya, jadi ngalur-ngidul ke nforce segala).
Kalau teman2 ada yang memiliki modem yang serupa(pctel) tapi belum bisa jalan di linux,coba saja baca tulisan saya sapa tau bisa bermanfaat dan kalau mau ngikutin juga dipersilahkan.
Saya browsing sebentar ga nemu juga tu driver pctel (maklum dirumah pake dial-up,jadi ga enak sama ortu kalo bulanan telpon membengkak),
malah dapat article yang katanya pctel tu termasuk dalam golongan winmodem bikin aku nyaris patah semangat aja,
untung aja waktu baca2 email dari milis tanya-jawab@linux.or.id ternyata ada yang bilang kalu modem pctel sudah di suport oleh linux.
Baca-baca terus ternyata ada yang ngasih link ke sini untuk mendapatkan driver pctel.

Tanpa tunggu lagi langsung saja download driver pctel untuk fedora.
Kemudian di ikuti langkah-langkah berikut(seperti di README):

  ## Catatan: melakukan setup sebaiknya di lakukan di partisi linux (contohnya ext3)
## dan tidak di partisi windows (vfat) ga bakal bisa walau pun
## sudah login sebagai root, (menurut pengalaman saya)
## saya juga ga ngerti knapa, mungkin ada teman2 yang bisa nge-jelasin.

~#tar -xzvf pctel-0.9.7-9-rht-2.tar.gz
~#cd pctel-0.9.7-9-rht-2
~#./setup

Setelah setup selesai (di tandai dengan adanya tulisan done, kalau belum ulangi lagi deh langkah di atas)
Ok.. setelah itu instal modul pctel dan ptserial

  ~# /sbin/insmod pctel
~# /sbin/insmod ptserial

cek hasil instalasi dengan:

  ~#/sbin/lsmod |grep serial
ptserial               42180   0
pctel                1121936   0  [ptserial]

Kalau tidak menghasilkan output kurang lebih seperti diatas atau kosong,
coba instal dengan opsi force

  ~# /sbin/insmod -f pctel
~# /sbin/insmod -f ptserial

Lalu coba cek lagi seperti perintah sebelumnya,kalau sudah ok..
setting dialer untuk dial-up, disini saya pake kppp.
-pada tab Account, buat account sesuai dengan isp anda
-pada tab Device, masukan Modem device : /dev/modem,dan kalo bisa connection speed semaksimal mungkin :P
-kemudian coba query modem-nya, kalau bisa langsung coba dial isp anda dan kalau langsung terhubung berarti anda telah sukses :D
tapi kalau belum juga bisa cobain aja satu-satu mulai dari /dev/ttyS1 – /dev/ttyS3 seperti yg sudah ada di list kppp,
kalo blum ada juga cobain bikin symlink mulai dari /dev/ttyS4 dan seterusnya sampe nemu posisi modem-nya,contoh buat symlink-nya:

  ~#ln -sf /dev/ttyS15 /dev/modem

saya nemu modem saya ada di /dev/ttyS15,mungkin teman2 ada cara yang lebih efisien,bisa di share… saya pernah baca kalo modem internal tu ada nya di /dev/ttyS2 tapi ga ada juga tuh. nah kalo udah bisa konek ke isp dan anda mempunyai lebih dari 1 komputer, anda bisa membagi koneksi internet kepada komputer yang lainnya.
untuk sharing internet bisa di baca disini.
Ok… sekian dulu dari saya :)
semua yang saya tulis disini berdasarkan pengalaman saya,mudah2an bisa bermanfaat.
kekurangan2 dari tulisan ini mohon teman2 tambahin.
Dan saya terbuka untuk kritik dan saran.

–benpinter.com





Kamus Istilah Komputer/Internet

15 04 2008

Mungkin ampe saat ini masih banyak orang yang masih bingung and ga tau apa ntu yang namanya internet, komputer, e-mail, chatting, dsb. Atau jangan – jangan anda pun belum tahu apaan ntuu…????

Emang sih, di jaman teknologi yang makin canggih hingga saat ini banyak sekali perubahan/inovasi, rasa-rasanya mirip kebut2an F1 ato Moto GP aja yee… Ketinggalan dikit dibilang kuper/gaptek/jadul, kelebihan dibilang kutu/over/maniak/ ato apalah..
Tapi, coba liat deh komputer. Komputer buat saat ini saja udah jadi kebutuhan yg paling penting dalam beraktifitas. Naaah, bagi orang awam, ato masih belum kenal alias akrab ama tuh komputer, butuh yang namanya tutorial. Apalagi komputer kan banyak sekali istilah2nya. Trus masa mo’ diapalin satu2. Biar lebih akrab harus mulai dari awal dulu. Kenali istilahnya, komponennya, dalemannya (jgn ngeres lhooo!!!), cara kerjanya, baru kegunaan ato manfaatnya.

Cobain deh pelajarin nih kamus istilah komputer n’ internet. Nih ta’ kasih, klikdi sini aja!!!
Ga’ ada orang pinter yg ga’ mau berusaha. Pelajarin ini, and jangan ampe dikebut ma nih jaman yeee…

Kalo dah cobain, rasanye gmn tuh..???Masih kebalap ga???





Mau Menjadi Pakar IT…???

15 04 2008

Oleh: Budi Rahardjo

Salah satu pertanyaan yang sering muncul dari mahasiswa saya, atau dari peserta presentasi yang saya berikan, adalah bagaimana caranya untuk menjadi pakar IT. Ini sebuah pertanyaan singkat yang jawabannya bisa panjang. Pertanyaan lain yang terkait dengan itu adalah “apa saja yang harus saya pelajari untuk menjadi pakar IT (programming, networking, database, dan bidang lain yang seperti itu)?

Saya tidak tahu jawaban yang singkat dan pamungkas. Itu jawaban yang langsung to the point. Jawaban yang panjang … ya panjang, tapi akan coba saya uraikan di dalam tulisan ini.

Passion, belajar dan praktek

Hal pertama yang sangat penting menurut saya adalah passion, minat, kecintaan. Sama seperti bidang lain, penguasaan bidang IT harus disertai dengan adanya keinginan yang menggebu-gebu. Mengapa Anda ingin menekuni bidang ini?

Penguasaan bidang IT tidak terjadi dalam waktu sekejap. Dia tidak bisa tercipta hanya dengan mengikuti sebuah seminar saja. Saya melihat banyak orang/siswa yang datang ke seminar dan kemudian berharap menjadi seorang jagoan. Ini sama seperti kita menonton pertandingan sepak bola dan kemudian pulang ke rumah berharap langsung menjadi jagoan sepak bola. Tidak bisa! Untuk menjadi pakar sungguhan dibutuhkan waktu tahunan, kecuali Anda mau sekedar menjadi “pakar” (atau sering juga disebut selebriti IT).

Belajar dan praktek merupakan metoda yang saya lakukan. Belajar di sini termasuk membaca buku, majalah, dan sumber referensi lainnya (kalau sekarang adalah Internet). Jika diperlukan, pelajari juga latar belakang teorinya. Praktek mencoba menerapkan apa yang Anda baca untuk meningkatkan ketrampilan (skill) dan memperkaya “perpustakaan” solusi Anda.

Untuk urusan membaca, saya termasuk yang maniak. Semua saya baca. Kesenangan saya membaca hal-hal yang terkait dengan komputer dimulai waktu saya membeli majalah bekas di dekat sungai Cikapundung (Bandung). Jaman itu banyak majalah asing yang nampaknya tidak dikembalikan ke penerbit akan tetapi dijual dengan sampul yang digunting. Jadi, saya mulai dengan majalah bekas! Itulah sebabnya saya sering heran dan kesal dengan mahasiswa yang mengeluh bahwa dia tidak punya uang untuk belajar komputer. Kalau sekarang sudah banyak buku komputer berbahasa Indonesia yang terjangkau harganya. Kalau dulu, saya harus membeli majalah asing.

Untuk soal praktek, banyak yang mengeluh tidak punya uang untuk membeli komputer. Siapa yang suruh untuk beli komputer? Untuk praktek komputer anda tidak harus memiliki komputer sendiri. Ada banyak tempat untuk belajar komputer, seperti misalnya lab di kampus, dan warnet. Anda bisa bekerja di sana sambil belajar. Kalau perlu bekerja tanpa dibayar. Ketika saya belajar UNIX (di mesin Sun), saya membantu admin di lab kampus. Saya ikut mengangkat komputer, menarik kabel, membereskan hal-hal lain secara voluntir selama 1 tahun. Baru setelah itu saya diberi kepercayaan untuk mengurus salah satu komputer di sana, dan akhirnya seluruh jaringan.

Pendidikan formal, training, atau belajar sendiri?

Ada orang-orang yang memberi contoh bahwa pendidikan formal di dunia IT tidak diperlukan karena bisa dipelajar sendiri. Kemudian mereka memberikan contoh-contoh jagoan IT di sekitar mereka yang tidak memiliki pendidikan formal di bidang IT. Bill Gates drop out dari Harvard. Steve Jobs tidak pernah menyelesaikan college. Masih banyak contoh lainnya. Tapi, apakah benar bahwa pendidikan formal tidak dibutuhkan? Orang lupa bahwa untuk satu Bill Gates yang sukses, mungkin ada 10 ribu dropout yang gagal. Tentu saja berita mengenai dropout yang gagal tidak menarik untuk diceritakan sehingga dapat dianggap natural saja. Maka akan aneh jika kesuksesan dropout dianggap normal. Saya masih termasuk yang beranggapan bahwa pendidikan formal itu dibutuhkan karena dia memberikan fondasi, meskipun itu bukan menjadi jaminan kesuksesan.

Lantas bagaimana dengan orang yang tidak berpendidikan formal? Mereka bisa saja berhasil, asal mau berusaha lebih keras. Salah satu jalur yang dapat ditempuh adalah dengan mengikuti training, bahkan training di beberapa tempat malah memiliki nilai (value) yang lebih tinggi dibandingkan pendidikan formal biasa. Hal ini dibuktikan dengan lebih diakuinya sertifikat vendor (yang notabene terkait dengan training, bukan dengan pendidikan formal) dibandingkan dengan ijasah perguruan tinggi.

Saya mungkin termasuk kategori yang menempuh jalur belajar sendiri. Saya tidak punya sertifikat, akan tetapi malah mengeluarkan sertifikat. (Lihat BRcertified.com.) Apakah Bill Gates punya sertifikat dari Microsoft?) Pendidikan formal IT saya sangat minim karena ketika saya kuliah lebih banyak ilmu elektronikanya. Kalau elektronika dapat dianggap sebagai IT, maka saya memiliki pendidikan formal IT. Tentu saja latar belakang pendidikan elektronika saya sangat membantu dalam memahami IT. Namun kalau diurut-urut, pendidikan formal programming saya hanyalah pemrograman dalam bahasa FORTRAN. Sementara itu penguasaan bahasa pemrograman lainnya (perl, C, C++, Java, dan masih banyak lainnya) berasal dari belajar sendiri.

Dalam belajar sendiri saya mencoba mencari (buku) referensi yang terbaik, referensi yang digunakan oleh para jagoan lainnya. (Pendekatan ini mungkin belum tentu cocok untuk Anda, tetapi inilah “aliran” atau “madzhab” yang saya pilih.) Caranya adalah dengan mencari informasi di milis, situs web, dan tanya ke orang lain. Kadang buku referensi ini sukar dimengerti, akan tetapi lama kelamaan saya menjadi lebih mengerti mengapa referensi tersebut digunakan. Jadi saya tidak mencari buku “xyz for dummies” atau buku terjemahan yang malah membingungkan. Jika ingin berguru, cari guru yang terbaik. Jangan cari guru yang biasa-biasa saja.

Contoh buku-buku yang saya gunakan ketika belajar misalnya:

  • Buku “camel” (terbitan O’Reilly) saya gunakan untuk belajar bahasa perl. Saya pilih buku ini karena Larry Wall yang menulis buku ini dan dia kebetulan adalah pengarang bahasa perl. Lagian, waktu itu ini adalah satu-satunya buku perl yang ada. hi hi hi.
  • Buku “dragon” (karangan Aho dan kawan-kawan) untuk belajar compiler.
  • Buku karangan Lippman (C++ Primer) ketika belajar C++. (Yang ini tidak ada nama binatangnya. ha ha ha.)

Kelebihan penggunaan buku-buku yang sama dengan buku yang digunakan oleh pakar di luar negeri adalah kita bisa nyambung kalau berdiskusi. Jadi tidak ada bedanya antara mereka dan saya.

Catatan mengenai nama buku. Biasanya buku diberi julukan berdasarkan gambar sampul (cover) dari buku itu. Sebagai contoh buku “camel” memiliki sampul bergambar onta.

Bahasa pemrograman apa yang harus saya kuasai?

Setiap waktu selalu muncul bahasa pemrograman (dan metodologi) yang baru. Pada saat saya belajar pemrograman, bahasa FORTRAN dan pembuatan flow chart merupakan hal yang wajib diketahui oleh seorang programmer. Kalau sekarang mungkin bahasa Java atau C/C++ yang lebih dicari. Demikian pula metodologi yang menggunakan agile atau extreme programming mungkin sedang naik daun. Untuk pengembangan yang berbasis web, bahasa PHP dan ASP yang sedang populer. (Saya sendiri lebih suka menggunakan bahasa perl.)

Jadi bagaimana? Apakah Anda perlu mengetahui semua bahasa yang baru? Jawabannya adalah tidak. Hanya orang “gila” saja yang melakukan hal itu. (Dalam hal ini mungkin saya termasuk orang yang “gila” karena saya senang mencoba bahasa-bahasa yang baru.) Hal yang paling penting adalah dasar-dasar dari pemrograman. Bahasa hanya sekedar “alat komunikasi.” Jika Anda menguasai C, misalnya, maka tidaklah terlalu sukar untuk menguasai bahasa lain (yang filosofinya sama atau mirip). Namun jika Anda tidak memiliki dasar pemrograman, maka akan sulit bagi untuk berkembang. Sebagai contoh, saya menguasai bahasa perl. Ketika muncul bahasa PHP maka dengan mudah saya mengerti karena sedikit banyak prinsipnya tidak jauh berbeda dengan bahasa perl.

Penutup

Tulisan ini mencoba menjawab salah satu pertanyaan yang sering diajukan oleh banyak orang (mahasiswa, peserta training / seminar, media massa). Daripada saya jawab satu persatu, saya putuskan untuk menjawabnya dalam sebuah artikel di web ini saja. Saya yakin masih banyak pertanyaan seputar topik ini, tetapi mudah-mudahan artikel yang singkat ini dapat menjawab sebagian pertanyaan yang Anda miliki.





Tips SEO untuk Optimasi Website pada Search Engine

15 04 2008

Oleh David Odang, Komunitas Pemasar Bisnis Internet Indonesia

Apa itu SEO?

SEO merupakan singkatan dari Search Engine Optimization, yang berarti melakukan optimasi website agar ditampilkan pada halaman utama / halaman atas pada search engine bila seseorang mengetikkan kata pencarian pada kotak search engine tersebut. Prosesnya adalah seseorang membuka search engine Google, Yahoo, maupun MSN, dan selanjutnnya ia akan mengetikkan kata pencarian pada kotak search engine dan kemudian akan ditampilkan list halaman yang memuat website-website yang sesuai dengan kata pencarian yang diketikkan orang tersebut.

Dengan bermunculannya website-website baru setiap harinya, maka kebutuhan akan search engine sangat penting, yaitu untuk memudahkan mencari informasi dan menampilkan list website-website yang sesuai dengan informasi yang diinginkan. Karena sebagai pengguna internet, ada keterbatasan untuk mengingat maupun menyimpan alamat-alamat website apa saja yang akan dikunjungi kembali nantinya. Karena peran search engine begitu penting dalam menampilkan informasi, maka bagi pemilik website yang websitenya ditampilkan oleh search engine tersebut, akan memberikan keuntungan yang besar, karena traffic yang diberikan dari search engine ke website tersebut tentunya akan meningkat.

Download artikel lebih lanjut dalam file PDF: Tips SEO untuk Optimasi Website pada Search Engine